Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Fitur “Fast Startup” di Windows 10

Bagikan:

Fitur “Fast Startup” atau Fast Boot/Hybrid boot/Hybrid Shutdwon adalah sebuah fitur yang sudah dikenalkan Microsoft pada OS buatannya mulai dari OS Windows 8.0. Hingga sekarang fitur ini masih disematkan pada OS terbarunya yaitu Windows 10.

Apa itu fitur Fast Startup?

Fitur Fast Startup merupakan fitur  yang memungkinkan komputer booting lebih cepat. Karena pada saat melakukan shutdown, sistem akan menyimpan kernel session dan driver yang disimpan pada sebuah file yang bernama hiberfil.sys (C:\hiberfil.sys), ketika PC kembali dinyalakan maka sistem akan meload file tersebut sehingga proses booting bisa lebih cepat dari biasanya.

Apa kelebihan dan kekurangannya?

Kelebihan dari fitur ini adalah membuat komputer booting lebih cepat daripada booting biasa. Karena saat komputer dinyalakan, sistem akan me-load / membuka kembali kernel session dan driver yang disimpan pada file hiberfil.sys. Jika dibandingkan dengan me-load kernel session dan driver secara langsung, cara ini diyakini mampu lebih cepat membuat komputer booting dan sampai di tampilan dekstop kesayangan kita (hehe).

Kekurangan dari fitur ini adalah adanya file hiberfil.sys yang berukuran besar sehingga memakan ruang cukup banyak pada drive harddisk system kita :(. Kekurangan lainnya adalah komputer saat dimatikan harus menyimpan file hiberfil.sys ini juga, jika kecepatan menulis harddisk kamu kurang maka bisa jadi durasi shutdown komputer akan sedikit lebih lama.

Bagaimana cara mengaktifkan atau menonaktifkannya?

Pertama, klik kanan pada icon baterai kemudian pilih pilihan Power Options

Setelah jendela power options muncul, klik menu “Choose what the power button does” atau “Choose what closing the lid does

Kemudian, klik opsi “Change settings that are currently unavailable

Jika sudah, gulir ke bawah kemudian centang pilihan “Turn on Fast Startup” untuk mengaktifkan fitur ini atau kosongkan untuk menonaktifkannya

Note : Fitur Fast Startup hanya akan aktif jika Hibernate juga aktif. Serta efek Fast Startup akan terasa hanya ketika sistem Booting setelah Shutdown bukan Restart.

 

Sekian yang dapat saya bagikan mengenai fitur Fast Startup di Windows 10. Terima kasih 🙂

 

Bagikan: